Hadir di dunia

Sebiji benih tertanam di Bumi pijakan manusia.
Manusia memendam angan berharap kesuburan.
Air dicurahkan tuk membahasi tanah sengketa.
Tanda kehidupan menoleh, menari mencari surya.
Sang mentari dan sang rembulan bersahutan sekian hari.
Merekahlah si bunga cantik dan elok rupawan.
Senyum tersungging susah payah.
Akhirnya datang jua, dituailah gawainya dengan bahagia.
Memisahkan antara awak begundal dengan sirah merona.
Sampailah pada ruang sesak buatan manusia.
Ditaruhlah diantara banyu bening dipikir tak layu.
Kenikmatan dirasa manusia langka sesaat saja.
Usaha licik nan cerdasnya, sayang mati tak terelakkan juga.
Ujung-ujungnya, kembali ke tanah pijakan manusia.
Bahkan bersanding disampingnya, mati jua.

Bunga ini cantik sekali, usaha makhluk bernafas berjuang hidup, tamatnya sama saja.
Sama seperti manusia, dicipta, lahir didunia, berkarya nan berdaya, akhirnya mati juga.

Hari ini, ada hamba-Nya mengulang hari lahirnya didunia.
Berbagi dengan sesama manusia.
Mencoba bahagia.
Hingga pada akhirnya, menunggu kembali ke Tuhannya.

Aku ada hari ini sedari beberapa tahun lalu.
Terima kasih teruntuk segala rasa.
Sampai jumpa.

8 April 2018

7.30 pm
Reen

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s