Sosok Yang Mati — Aku

Aku sudah diambil, olehnya.

Tak menyisakan apapun walau setitik empedu.

Diriku sudah fana, hancur lebur — kotor.

Tak lagi pantas bagi siapa pun dan dimana saja, — masa depan.

Angan melambung bicara hati, harga diri saja sudah tak punya.

Bagaimana bisa menerima hidup yang baru?

Karna sudah tak pantas diri ini berjuang dengan yang lain.

Tak berhak melambung harap, tak mengapa pun — cinta fana.

Aku pantas menerima hina, ya aku menyadarinya.

Tak mengapa.

Aku sudah sangat terbiasa.

Terluka.

– Reen

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s