Ternyata susunan hati masih tersisa, walau tak ada lagi rasa.

Dengan ragu mengakuinya, walau terkejut dibuatnya.

Tusukan tajam masih mendera, disudut diantara remukan yang membara.

Pergolakan dan penolakan takdir, rasanya masih sama, getir.

Tak sesakit di lampau, hanya soal kenyamanan yang jadi kacau balau.

Tawa pedih muncul diakhir, dan lagi-lagi kembali tersingkir.
– Reen

11. 36 pm

Advertisements