#PeoplePleaser

Hai Genks, its been a while yah.

On 22nd Nov 2016, I tweeted about People Pleaser on my personal account. You can follow me at @Reendiana, its free. 😀

Sudah sangat2 lama rasanya aku gak kultweet. Mau ah , inspirasinya datang dari artikel di majalah edisi Desember 15.

Sbagian besar org, berkata “ya” adl suatu kebiasaan & dapat jd ketergantungan yg membuat mreka merasa dibutuhkan o/ org lain

Kenapa bisa kecanduan? Hal ini dapat membuat orang tersebut merasa penting dan merasa berkontribusi kepada hidup orang lain

Nah kebiasaan itu muncul karena rendahnya kepercayaan diri dan khawatir orang lain akan kecewa jika kita berkata “tidak”

Padahal jadi itu sangat beresiko serius. Ya stress, kesel, lelah, & amarah, karna terlalu melakukan banyak hal untuk org lain

Jika mood lg buruk nih, malah bisa bikin depresi lho karna merasa terlalu terbebani dan merasa tak mampu. Ngeri yaa, fyuuh

Nah ada beberapa saran/tips nih agar kita lebih berani berkata “tidak” dan gak melulu meng-iyakan semua hal. Berikut listnya:

1. Kita punya pilihan. Ingat, bahwa kita selalu punya pilihan tuk berkata “tidak”, krn berkata “ya” adl bukan suatu keharusan

2. Buat Prioritas. Ketahui prioritas & manfaat untuk menyenangkan org lain. Ketahui kapan kita nyaman saat berkata “ya/tidak”

3. Tentukan batas waktu. Jika memang kita bersedia & sanggup membantu, berilah batas waktu sesuai yang kita mampu.

4. Tak perlu minta maaf. cenderung jadi org yg suka meminta maaf, padahal bukan suatu kesalahan lho jika kita menolak (cont)

(cont) dan karena kita punya pilihan untuk berkata tidak. Pun, itu juga bukan tanggungjawab kita lho jika dalam situasi itu

5. Katakan tidak dg penuh keyakinan. Jika berani & yakin, kita jd punya waktu u/ diri sendiri & membantu org yg benar2 butuh

6. Tunjukkan empati. Sebenarnya org hanya butuh didengar & dimengerti, jd dg rasa empati adl cara yg sopan saat berkata tidak

7. Jangan beri alasan panjang. Terkadang beri alasan panjang lebar, malah bs jd bumerang bagi kita. So make it simple & fast

8. Minta waktu tuk berpikir. Jika masih ragu2 & banyak pertimbangan ini-itu, sebaiknya minta waktu sebentar untuk menimbang2

9. Tentukan batas yg jelas. Kita semua punya batasan fisik & emosi, karna itulah kita harus tahu batasan dlm bantu orang lain

10. Jangan takut timbul bencana. Stelah penolakan, org itu akan fokus mencari bantuan ke orang lain, bukan berpikir u/ marah2

11. Kita tidak bisa slalu ada tuk org lain. Ubahlah pola pikir, bahwa kita tidak slalu bisa buat org senang dg kita slalu ada

12. Bayangkan jika kita dimanipulasi. Terkadang orang suka mengambil keuntungan dari kebaikan kita, jadi kita harus berhati2.

Jadi, menyenangkan hati orang lain memang hal yang baik. Tapi tidak selamanya hal itu berdampak baik bagi diri kita sendiri r

So, stop being a people pleaser ya, because we have the right to be happy with own ways.  – end

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s